Teknologi Industri Pertanian berita-akademik,berita-prodi FTI Itera Adakan Pelatihan Formulasi Pakan Puyuh dan Sosialisasi Digital Marketing di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan

FTI Itera Adakan Pelatihan Formulasi Pakan Puyuh dan Sosialisasi Digital Marketing di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan

Dalam rangka memberdayakan masyarakat dan menggali potensi luar biasa yang dimiliki Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, FTI Itera menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada 5 Oktober 2025. Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Untung Trimo Laksono, S.Pi., M.Si., dengan anggota Deni Subara, S.Si., M.T., Ph.D., Dr. Dyah Ayu Larasati, S.T.P., M.Si., dan Dr. Jatmiko Eko Witoyo, S.TP., M.P., dari program studi Teknologi Industri Pertanian ini memberikan pelatihan formulasi pakan puyuh yang berfokus pada peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan peternakan berbasis komoditas lokal.

Pelatihan yang bertujuan untuk mengajarkan teknik formulasi pakan puyuh berkualitas tinggi ini sangat relevan, mengingat harga pakan industri yang semakin tinggi. Dengan mengoptimalkan komoditas lokal seperti jagung, kedelai, dan kelapa, para peternak puyuh di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan diharapkan dapat memproduksi pakan sendiri yang tidak hanya efisien namun juga bersaing dengan pakan industri, sehingga meningkatkan produktivitas peternakan, dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan mereka.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sesi sosialisasi mengenai digital marketing yang disampaikan oleh Ulfah Izdihar, S.TP., M.Sc. dan Martasari Beti Pangestuti, S.T., M.T. Sosialisasi ini bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat setempat tentang pentingnya memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk mereka, terutama produk olahan pangan lokal. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai pemasaran online, diharapkan masyarakat mampu menjangkau pasar yang lebih luas meraih peluang usaha yang lebih besar.

Acara ini dibuka oleh Kepala Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laily, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan masyarakat untuk menciptakan solusi yang bermanfaat. “Pelatihan ini bukan hanya sekedar kegiatan, tetapi langkah awal yang sangat penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan memanfaatkan potensi lokal yang ada,” ujar Laily.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari masyarakat setempat, yang berharap bisa memanfaatkan ilmu yang didapat untuk menciptakan pakan dari bahan lokal dan membuka peluang usaha baru. FTI Itera siap berkolaborasi lebih jauh dengan masyarakat untuk menciptakan solusi berkelanjutan yang dapat meningkatkan perekonomian daerah, memanfaatkan potensi sumber daya alam yang melimpah, dan membuka peluang usaha yang lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *