Teknologi Industri Pertanian berita-prodi Kuliah Tamu TIP Itera: Peran Informasi dan Teknologi dalam Rantai Pasok Agroindustri

Kuliah Tamu TIP Itera: Peran Informasi dan Teknologi dalam Rantai Pasok Agroindustri

Lampung Selatan, 12 November 2025 – Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), Fakultas Teknologi Industri (FTI), Institut Teknologi Sumatera (Itera), sukses menyelenggarakan kuliah tamu pada Rabu, 12 November 2025 dengan tema “Peran Informasi dan Teknologi dalam Rantai Pasok”. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Manajemen Rantai Pasok yang diampu oleh Teny Sylvia, S.TP., M.Sc. dan Noveliska Br Sembiring, S.TP., M.Sc.

Acara diawali dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri, Bapak Hadi Teguh Yudistira, S.T., Ph.D., yang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap tim pengampu mata kuliah atas inisiatif menghadirkan narasumber dari luar ITERA. “Kegiatan ini menjadi ruang berharga bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memahami praktik nyata di dunia industri, khususnya dalam konteks rantai pasok yang kian digital dan terintegrasi,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Koordinator Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Dr. Untung Trimo Laksono, S.Pi., M.Si., para dosen TIP, serta seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah Manajemen Rantai Pasok.

Kuliah tamu menghadirkan narasumber terkemuka, Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng., seorang pakar logistik dan rantai pasok dari Universitas Gadjah Mada yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Dengan pengalaman panjang dalam bidang logistik, transportasi, dan kebijakan rantai pasok nasional, Beliau memberikan materi mendalam mengenai evolusi dan transformasi Supply Chain Management (SCM) dari era tradisional menuju era digital berbasis kecerdasan buatan dan Internet of Things (IoT).

Dalam paparannya, Prof. Kuncoro menjelaskan bahwa evolusi manajemen rantai pasok telah melalui beberapa fase: mulai dari fragmentation di era 1960-an, integration di 1990-an, hingga era smartification di dekade 2020-an. “Transformasi digital dalam rantai pasok kini tidak hanya tentang efisiensi, tetapi juga tentang keberlanjutan (sustainability) dan adaptasi terhadap tantangan global,” ujarnya

Mahasiswa antusias mengikuti sesi diskusi interaktif yang membahas isu-isu terkini seperti cyber security dalam sistem digital, penerapan green logistics, dan kesiapan UMKM menuju Logistics 5.0. Dalam sesi tanya jawab, Prof. Kuncoro menekankan pentingnya keseimbangan antara digitalisasi dan kemampuan manusia. “Teknologi harus menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, namun tetap perlu dikendalikan dengan kebijaksanaan manusia agar tidak kehilangan nilai keberlanjutan,” tegasnya.

Kegiatan yang diikuti oleh 90an peserta ini berlangsung dinamis dan inspiratif. Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami secara komprehensif peran teknologi informasi dalam menciptakan sistem rantai pasok yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan di tengah era industri 5.0.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Program Studi Teknologi Industri Pertanian Itera menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif dan berorientasi industri, sejalan dengan visi Itera untuk mencetak lulusan unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *