Teknologi Industri Pertanian berita-prodi Dosen TIP Itera Memberikan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Nanas dan Kulit Pisang Mendukung Ketahanan Pangan di KWT Sekar Transad Bandar Agung  Dosen

Dosen TIP Itera Memberikan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Nanas dan Kulit Pisang Mendukung Ketahanan Pangan di KWT Sekar Transad Bandar Agung  Dosen

Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Transad Bandar Agung bekerja sama dengan Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) Institut Teknologi Sumatera (Itera) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pemanfaatan Limbah Dapur Kulit Nanas dan Kulit Pisang Menjadi Produk Inovatif untuk Mendukung Ketahanan Pangan di KWT Sekar Transad Bandar Agung”, Senin (11/08/2025).

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Pelaksana PKM, Pak Deni Subara, S.Si., M.T., Ph.D., yang memaparkan rangkaian kegiatan mulai dari pemberian materi hingga praktik pembuatan produk. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan berpartisipasi.

Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Slamet Sutopo, Kepala Desa Bandar Agung yang mewakili Camat Terusan Nunyai. Beliau mengucapkan terima kasih atas kontribusi Itera melalui program kreativitas mahasiswa, serta mendorong KWT untuk memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. “Ini adalah anugerah yang harus kita jalankan dengan sepenuh hati. Mari libatkan juga pihak-pihak lain seperti Karang Taruna, BUMDes, dan mitra seperti GGP,” ujarnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh Pak Deni Subara dan Ibu Nur Cahyaningsih, serta Implementasi Agreement Desa Binaan oleh Ibu Indhira dan Bapak Slamet, dan Teaching Factory Agreement oleh Ibu Indhira dan Ibu Nur Cahyaningsih. Setelah pengesahan, dilakukan foto bersama pihak Itera dan KWT sebagai tanda resmi pembukaan program.

Materi pertama disampaikan oleh Pak Deni Subara yang membahas teknik pengolahan limbah kulit nanas dan kulit pisang. Kulit nanas yang biasanya hanya dimanfaatkan sebagai pupuk atau pakan ternak dapat diolah menjadi nata de pina dan teh herbal. Kulit pisang, di sisi lain, dapat diolah menjadi tepung bernilai jual tinggi. Pak Deni juga memaparkan langkah-langkah detail proses fermentasi nata de pina dan pengolahan tepung kulit pisang.

Materi selanjutnya oleh Ibu Indhira membahas strategi penentuan harga jual produk dan pemasaran secara online melalui Shopee, Tokopedia, dan TikTok Seller. Peserta diajarkan cara membuat akun, mengunggah produk, menulis deskripsi yang menarik, serta mengatur sistem pembayaran dan pengiriman.

Setelah istirahat, peserta bersama mahasiswa TIP Itera melakukan praktik pembuatan nata de pina, mulai dari penimbangan, penghalusan bahan, perebusan, penambahan gula, hingga proses fermentasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, pengisian post-test, serta foto bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan KWT Sekar Transad Bandar Agung mampu mengolah limbah dapur menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, memperluas jaringan pemasaran, serta mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *