Teknologi Industri Pertanian berita-prodi Prodi TIP Gelar Studium Generale Terkait Peluang Lampung sebagai Produsen Pakan Nasional

Prodi TIP Gelar Studium Generale Terkait Peluang Lampung sebagai Produsen Pakan Nasional

Bertepatan dengan hari jadi yang ke-5, Program studi Teknologi Industri Pertanian ITERA mengadakan Studium Generale berjudul “Peluang Lampung sebagai Produsen Pakan Nasional” di aula gedung C pada tanggal 17 Maret 2023. Kegiatan Studium Generale merpakan salah satu bagian dari kurikulum di ITERA, yang bertujuan untuk membantu mahasiswa menggali ilmu dan pengalaman dari luar kampus. Pada kegiatan sambutan oleh koordinator prodi Teknologi Industri Pertanian ITERA, Endo Pebri Dani Putra, S.TP., M.P. menyampaikan “Pemilihan topik terkait peluang produksi pakan di Lampung tidak terlepas dari kekayaan sumber daya hayati yang dimiliki oleh lampung, dan berpeluang untuk diolah lebih lanjut menjadi produk pakan. Seiring dengan peningkatan harga pakan, maka kajian dan diskusi terkait topik tersebut menjadi sangat relevan”.

Selanjutnya, sambutan dilanjutkan oleh Sekretaris JTPI ITERA, Dr. Jabosar Ronggur H. Panjaitan S.T., M.T., yang berharap bahwa mahasiswa dan peserta yang hadir dalam acara ini bisa mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya dari seluruh pemateri, serta bisa menjadi langkah dalam inisiasi kegiatan MBKM di masa selanjutnya. Acara dilanjutkan dengan doa bersama dan kegiatan penyampaian materi yang dimoderasi oleh salah satu dosen TIP ITERA, yaitu Wilda Harlia Devita, S.TP., M.Si.

Materi Studium Generale mula-mula diisi oleh Endi Apriyadi, S.Pt, M.Si. selaku Kepala Bidang PSP Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Lampung. Beliau menyampaikan bahwa “Usaha di bidang peternakan tidak harus sesuai dengan bidang ilmu yang kita tuntut selama perkuliahan. Oleh karena itu, siapapun bisa terjun ke dalam bidang usaha ini. Selain itu, upaya usaha ternak menjadi salah satu renstra dinas Peternakan, yang nanti dapat berdampak pada peningkatan produksi ternak serta berkurangnya urbanisasi karena sumber mata pencaharian yang banyak di desa”.

Selanjutnya, Ir. Hadi Widajad, S.Pt, IPU, Asean Eng. selaku GM Marketing PT. Charoen Pokphand Indonesia Feedmill Lampung menjadi pemateri kedua dalam Studium Generale kali ini. Beliau menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi positif setelah pandemi selesai, sehingga semua pihak harus optimis untuk peluang bisnis peternakan di masa mendatang. Selain itu, Lampung juga memiliki modal infrastruktur yang cukup kuat untuk bisnis ternak, karena adanya keberadaan pelabuhan Panjang sebagai pelabuhan internasional serta jalan tol di lintas Sumatera. “Namun, permasalahan utama yang muncul adalah kita masih bergantung terhadap impor komoditas bungkil kedelai sebagai bahan baku utama produksi pakan”, lanjut beliau. Oleh karena itu, riset terkait bahan baku alternatif untuk menggantikan bungkil kedelai menjadi sangat berpeluang untuk diindustrialisasikan.

Materi terakhir disampaikan oleh Dr. Sodikun S.T., M.M., M.T. selaku Direktur Asosiasi  Peternakan Rakyat Nusantara menyampaikan pentingnya 3 pilar dari usaha peternakan, yaitu breeding, feed, dan manajemen ternak. Untuk menjaga ketiga pilar tersebut dapat berdiri, maka diperlukan rekayasa industri yang salah satu aspek pentingnya berupa modal. “Modal merupakan salah satu hal yang krusial dalam industri ternak. Hal ini bisa menjadi peluang untuk mengimplementasikan ekonomi syariah, dengan mempertemukan investor untuk memodali mitra usaha pada pembiayaan tanpa bunga (riba), yang merupakan topik yang saya angkat untuk menyelesaikan disertasi saya di program studi Teknik Industri Pertanian IPB. Model ini memiliki peluang yang sangat besar untuk diimplementasikan pada pemodalan bisnis usaha ternak, yang sedang kami upayakan di Agtari (Agroindustri tanpa Riba)”.

Kegiatan ini dapat diadakan berkat dukungan dari PT. Charoen Pokphand Indonesia Feedmill Lampung, dengan giveaway kepada setiap peserta berupa telur rebus siap makan, sebagai salah satu upaya kampanye gerakan makan telur sebanyak dua kali sehari. Pada acara makan telur rebus bersama, GM Marketing dari PT Charoen Pokphand Indonesia Feedmill Lampung, selaku salah satu pemateri dalam Studium Generale tersebut, menyampaikan “Ayo! Konsumsi dua telur setiap hari untuk Indonesia sehat dan cerdas!”, yang diikuti oleh seluruh panitia dan peserta dalam kegiatan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *